Aplikasi Waktu Pembukaan Okulasi dan Pemotongan Batang Bawah terhadap Pertumbuhan Awal Jeruk Siam Madu (Citrus nobilis L.)

Keywords:

Abstract

Abstract— The percentage of failure to multiply "Siam madu" oranges by grafting in the rainy season is around 50 % to 80 %. The purpose of the study was to determine the interaction of rootstock pruning length and time of grafting plastic opening on the initial growth of  "Siam madu" oranges (Citrus nobilis L). The study used a factorial experiment based on a randomized block design (RAK). The first factor was the length of pruning (P) were, P1 = 5 cm above of patch eye with 0.5 stems, P2 = 5 cm above of patch eye, and P3 = 10 cm from the shoot. The second factor is the opening time of grafting plastic (B) were B1 = 25 days after grafting (DAG), B2 = 30 DAG and B3 = 35 DAG. Observation parameters included the percentage of grafting growth, time of shoot appearance, number of leaves, length of grafting shoots, and leaf area. The results showed that there was a significant interaction between the treatment of rootstock pruning length (P) and plastic opening time (B) to shoot appearance time, the number of leaves, shoot length, and leaf area. The best results of the combination variable treatment observed were achieved by the treatment of rootstock pruning length of 5 cm above of patch eye and opening time of grafting plastic 25 DAG (P2B1), namely shoot emergence time (30.20 days), shoot length 46 DAG (21.06 cm). In addition, the number of leaves was 46 DAG (10.66) and leaf area (225.96 mm2) Keywords—: grafting percentage growing;; root stock; scions; vegetative propagation

Downloads

Download data is not yet available.

Adinugraha, H. A., Hasnah T. M., dan Waris. 2017. Pertumbuhan Tunas Beberapa Klon Jati Terseleksi setelah Pemangkasan di Persemaian. Jurnal Ilmu Kehutanan. 11:109-117.

Badan Pusat Statistika. 2019. Produksi Tanaman Hortikultura. https://www.bps.go.id/subject/55/hortikultura.html#subjekViewTab3

Basri, Z. 2009. Kejian Metode Perbanyakan Klonal pada Tanaman Kakao. Media Litbang Sulteng.2(1) :7-14.

Fatur, H. R., Roedy, S., & Nur, E. S. (2018). Pengaruh Umur Batang Bawah dan Naungan Terhadap Keberhasilan Grafting pada Tanaman Durian (Durio zibethinus Murr.) Lokal. Buana Sains. 18 (1) : 21 - 28.

Gusriani, Septirosya, T., Darmawi, A. Pertumbuhan Bibit Jeruk Asal Kuok Hasil Okulasi pada Berbagai Tingkat Naungan dan Umur Batang Bawah. Agriscript.1(2):51-61.

Hakim, L., Hidayat, F., Yulia, R., dan Cahirunni, A. R. 2019. Pelatihan Perbanyakan Tanaman Buah Secara Vegetatif dengan Teknik Penyambungan (Grafting) di Panti Asuhan Yayasan Islam Media Jasih Banda Aceh. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. 1(2): 101-106.

Hidayati, Y. 2009. Kadar Hormon Auksin Tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Bercabang dan Tidak Bercabang. Agrovigor. 2(2): 89-96.

Jayanti, M. A. D., Sugiyatno, A., Roviq, M., dan Maghfoer, D. 2015. Kompatibilitas Tujuh Varietas Calon Interstock Tanaman Jeruk pada Batang Bawah Japanche citrun (JC). Jurnal Produksi Tanaman. 1-9.

Kurniawati, D., M, Santoso & E, Widaryanto. (2014). Pertumbuhan Jenis Mata Tunas Pada Okulasi Beberapa Klon Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg). Jurnal Produksi Tanaman, 6 (1) : 532-539.

Mardiyah, Basri, Z., Yusuf, R., dan Hawalina. 2017. Pertumbuhan Tunas Anggur Hitam (Vitis vinifera L.) pada Berbagai Kosentrasi Benzylamino Purin dan Indolebutyric Acid. Jurnal Agroland. 24(3): 181-189.

Margareta, F., Budianto, dan Sutoyo. 2019. Studi Tentang Perbanyakan Tanaman Jeruk Siam Pontianak (Citrus nobilis Var. Microcarpa) Secara Vegetatif Di Kebun Percobaan Putin Desa Sidomulyo Kota Batu. Berkala Ilmiah PERTANIAN 2(1): 26-29.

Musthofa, Mochammad I., Sugiyatno, A., Wardiyati, T., dan Roviq, M. 2019. Pengaruh Posisi Mata Tempel Pada Keberhasilan Okulasi Beberapa Varietas Jeruk Keprok (Citrus reticulate). Jurnal Produksi Tanaman. 7(5):867-873.

Nurwahyuni, I., Napitupulu, J. A., Rosmayati, dan Harahap, F. 2012. Pertumbuhan Okulasi Jeruk Keprok Brastepu (Citrus nobilis Var. Brastepu) Menggunakan Jeruk Asam Sebagai Batang Bawah. Jurnal Saintika. 12(1): 24-35.

Prastowo, N. H., Roshetko, J. M., Maurung, G. E. S., Nugraha, E., Tukan, J. M., Harum, F. 2006. Teknik Pembibitan dan Perbanyakan Vegetatif Tanaman Buah. World Agroforestry Centre & Winrock International: Bogor.

Purba, E.C., dan Purwoko, B.S. 2019. Teknik Pembibitan, Pemupukan, Dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Komoditi Jeruk Siam (Citrus nobilis Var. Microcarpa) Di Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Indonesia. Jurnal Pro-Life. 6(1):66-75.

Rochayat, Y., Amalia, A.C., dan Aini, A. 2017. Pengaruh Pemangkasan terhadap Pertumbuhan: Percabangan dan Pembesaran Bonggol Tiga Kultivar Kamboja Jepang (Adenium arabicum). Jurnal kultivasi. 16(2):382-387

Sariningtias, N. W., Poerwanto, R., dan Gunawan, E. 2014. Penggunaan Benzil Amino Purin (BAP) pada Okulasi Jeruk Keprok (Citrus reticulate). Jurnal Hortikultura Indonesia. 5(3): 158-167.

Setiono, dan Supriyanto, A. 2004. Keunggulan Teknik Perbanyakan Okulasi Irisan pada Tanaman Jeruk. Loka Penelitian Tanaman Jeruk dan Hortikultura Subtropik: Batu.

Sugiyanto, A. 2017. Potensi Penggunaan Beberapa Varietas Batang Bawah Sebagai Interstock untuk Memacu Pertumbuhan Benih Jeruk. IPTEK Hortikultura Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika.

Wahyudi, E., Permanasari, E., dan Aryati, D. 2017. Perbedaan Batang Bawah dan Masa Penyimpanan Entres Terhadap Pertumbuhan Okulasi Bibit Jeruk Siam Madu (Citrus nobilis). Jurnal Agroteknologi. 8(1): 35-40.




Title Aplikasi Waktu Pembukaan Okulasi dan Pemotongan Batang Bawah terhadap Pertumbuhan Awal Jeruk Siam Madu (Citrus nobilis L.)
Issue: Vol. 22 No. 2 (2021): JURNAL AGRITEK
Section Articles
Published: Sep 29, 2021
DOI: https://doi.org/10.33319/agtek.v22i2.102
Author
  • Budi Siswanto
  • Praptiningsih Gamawati Adinurani
  • Sri Rahayu